* Mudik/Balik 2015
NURHANDOKO WIYOSO/PRLM
WALI
Kota Banjar Ade Uu Sukaesih didampingi Kepala Satuan lalu lintas
Polresta Banjar, Rislam melihat peralatan yang terdapat dalam mobil
bengkel berjalan, Kamis (9/7/2015). Peluncuran kendaraan Pertolongan
Pertama Pada kerusakan Kendaraan Bermotor (P3K2B) Kepolisian Resor Kota
Banjar , dilaksanakan usai Apel Gelar Pasukan Persiapan Pengamanan
Operasi Ketupat Lodaya 2015.*
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banjar meluncurkan mobil unit bantuan bengkel berjalan sebagai Pertolongan Pertama Pada Kerusakan Kendaraan Bermotor (P3K2B), bersamaan dengan Apel Pasukan Ketupat Lodaya 2015, Kamis (9/7/2015). Bengkel berjalan yang dioperasikan selama 24 jam selama masa arus lebaran itu , membantu pemudik yang kendaraannya mengalami kerusakan.
Inovasi baru dan pertama kali disediakan oleh jajaran Polresta Banjar dalam rangka menghadapi arus mudik lebaran. Munculnya gagasan tersebut berdasar pengalaman sebelumnya, banyak pemudik yang kendaraannya mengalami kerusakan ringan. Pemudik mengalami kesulitan memerbaiki kendaraannya, karena tidak memersiapkan peralatan serta kemampuan melakukan perbaikan.
Kendaraan bengkel berjalan tersebut dilengkapi berbagai peralatan yang banyak dibutuhkan untuk melakukan perbaikan ringan. Selain beraneka macam kunci pas, juga terdapat kompor, mesin pompa angin atau kompressor, dan lainnya.
Keberadaan bengkel berjlan tersebut juga menyedot perhatian tersendiri dari wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih yang didampingi Sekretaris Daerah Feny Farruddin. Saat melihat kendaraan yang sengaja didesain sebagai bengkel tersebut, Ade Uu Banyak melontarkan kelengkapan serta kesipan petugas tenaga atau mekanik yang menangani kendraaan tersebut.
"Saya bangga dengan inovasi baru yang diluncurkan Polresta Banjar. Tidak hanya menyangkut kesiapan personil melakukan penjagaan dan pengamana, akan tetapi juga kreatif membantu pemudik kendaraannya mengalami kerusakan. Dengan demikian pemudik, akan sangat terbantu, apalagi perbaikan oleh bengkel berjalan itu juga gratis," tutur Ade Uu Sukaesih.
Dia berharap seluruh kegiatan arus mudik lebaran berjalan lancar. Demikian pula, mengingatkan agar seluruh petugas dapat melaksankan tugasnya dengan sebaik mungkin, demi kelancaran, ketertiban serta kenyamanan bagi pemudik. "Saya berdoa semoga semua kegiatan Operasi ketupat Lodaya berjalan dengan aman, nyaman, terib dan lancar," ujarnya.
Sementara itu Kepala Kepolisian Resor Kota Banjar, Novri Turangga didampingi Kepala Satuan Polisi Lalu lintas, Rislam mengatakan bahwa keberadaan serta pengoperasian bengkel berjalan, merupakan salah satu terobosan baru membantu pemudik yang mengalami kesulitan, akibat kendaraanya rusak. Sesuai dengan namanya P3K2B (Pertolongan Pertama Pada Kerusakan Kendaraan Bermotor) perbaikan hanya untuk kerusakan ringan. Sedanghkan untuk kendaraan yang mengalami rusak berat akan dipandu sampai ke bengkel.
"Kendaraan selalu keliling, dari satu temopat ke tempat lain. Untuk melayani pemudik, kendaran juga dilengkapi dengan alat komunikasi, sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan dapat langsung ke lokasi kejadian. Bengkel berjalan itu merupakan salah satu andalam saat menghadapi arus mudik lebatran," tutur ovri Turangga.
Dia menyatakan bahwa kendaraan tersebut dioperasikan selama arus mudik hingga balik lebaran. Perbaikan kendaraan yang mengalami keruskan ringan tersebut tidak dipungut biaya. "Gratis, tidak dipungut biaya. Kami berharap pemudik tidak sungkan untuk minta pertolongan kepada petugas, ketika mengalami persoalan di jalan," katanya.
Novri mengatakan pasukan yang dilibatkan untuk pengamanan lebaran, khsusu dari Polresta Banjar sebanyak 322 personel. Selain itu juga mendirikan 18 penjagaan dan pengaturan atau gatur, 6 pos pengamanan, serta 3 pos pelayanan yang disebar di terminal Bus Kota Banjar, Stasiun Kereta Api serta kawasan peristirahatan atau rest area Banjar Atas.
Berkenaan dengan opersional bengkel berjalan, Kasat Lantas Polresta Banjar, Rislam mengatakan selain membawa perlengkapan penting untuk melakukan perbaiakn ringan, juga menyertakan tenaga mekanik yang sudah dipersiapkan khusus melayani pemudik. Kendaraan tersebut akan berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
"Ketika mendapat panggilan dari anggota yang tersebar di berbagai wilayah, bengkel berjalan langsung meluncur ke lokasi. Bengkel berjalan tersebut merupakan terobosan baru dari Polresta Banjar," ucapnya.
Sementara itu, kegiatan Operasi Ketupat Lodaya 2015 jajaran Kepolisian Resor Ciamis akan menerjunkan regu petembak jitu atau sniper. Pasukan khusus tersebut pengamanan lebaran tersebut disebar di beberapa lokasi yang dinilai rawan kejahatan. Hal itu dimaksudkan memberi rasa aman bagi masyarakat.
Kapolres Ciamis Hari Santoso mengatakan bahwa selain regu petembak jitu, juga menyiagakan seluruh kekuatan untuk pengamanan lebaran. Pengamanan tersebut tidak hanya di jalan raya akan tetapi juga keamanan lingkungan.
"Kami juga berharap masyarakat ikut mendorong terciptanya iklim tetap kondusif. Pengamanan tidak hanya di jalur mudik, akan tetapi juga tempat strategis," tuturnya.(nurhandoko wiyoso)
keterangn foto: Wali Kota banjar Ade Uu Sukaesih didampingi Kepala Satuan lalu lintas Polresta Banjar, Rislam melihat peralatan yang terdapat dalam mobil bengkel berjalan, Kamis (9/7/2015). Peluncuran kendaraan Pertolongan Pertama Pada kerusakan Kendaraan Bermotor (P3K2B) Kepolisian Resor Kota Banjar , dilaksanakan usai Apel Gelar Pasukan Persiapan Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2015. (http://www.pikiran-rakyat.com)
Komentar
Posting Komentar