Langsung ke konten utama

Cegah Kejahatan dengan Mobilling Reskrim

Cegah Kejahatan dengan Mobiling Reskrim
PATROLI – Anggota Resmob Polres Batang melakukan patroli keliling dengan menggunakan sepeda motor ke sejumlah lokasi dan objek vital.
NURUL FATAH / RADAR PEKALONGAN
Kejahatan jalan seperti perampokan, penganiayaan dan pencurian seringkali membuat takut masyarakat. Sehingga untuk mengatasi hal tersebut maka pihak kepolisian harus mengambil langkah, salah satunya dengan kegiatan patroli ke sejumlah kantor perbankan, toko emas dan juga tempat-tempat keramaian serta perumahan.
Kapolres Batang, AKBP Widi Atmoko SIK, mengatakan, kejahatan konvensional seperti jambret, perampok, pencurian dan kejahatan IT masih menjadi momok masyarakat. Hal itu dikarenakan kejahatan tersebut langsung bersinggungan dengan masyarakat dibandingkan dengan kejahatan yang dilakukan oleh pejabat pemerintahan, seperti korupsi.
“Kejahatan tersebut membuat jajaran Reskrim Polres Batang berpikir bagaimana caranya memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat. Sehingga melakukan kegiatan mobilling reskrim dengan menggunakan pakaian lengkap dan patroli ke setiap tempat keramaian,” tutur Kapolres.
Lanjutnya, kegiatan mobilling reskrim tersebut dilaksanakan baik di lokasi rawan maupun obyek vital. Polisi fokus terhadap tindak kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas) atau perampokan. Dengan giat patroli tersebut, bisa menunjukkan secara psikologis terhadap para penjahat bahwa Polisi siap menghadapi mereka.
Kapolres mengungkapkan bahwa patroli tersebut dilaksanakan setiap hari dengan menggunakan pakaian lengkap dengan tujuan agar keberadaan mereka terlihat oleh masyarakat, sehingga bisa tercipta suasana aman. Namun begitu, Polisi juga berharap partisipasi masyarakat agar bisa bersama-sama menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat itu sendiri.
Polisi juga menggandeng masyarakat sekitar dengan tujuan agar bisa mencegah tindak kejahatan bersama-sama. Karena tanpa dukungan masyarakat, maka hal tersebut mustahil dapat terwujud. Polisi sendiri siap setiap saat jika memang terjadi tindak kejahatan, dan polisi juga akan menyediakan contact person agar sewaktu-waktu masyarakat bisa memberikan informasi.
“Kami harap masyarakat ikut andil dalam mencegah kejahatan, baik perbankan, toko emas maupun obeyk vital bisa melengkapi cctv agar jika terjadi sesuatu bisa merekamnya,” jelasnya.
Dikatakannya, sejumlah lokasi yang menjadi fokus pengamanan di antaranya adalah bank, toko emas dan pegadaian serta tempat-tempat keramaian. Diharapkan dengan adanya hal tersebut dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan dengan melakukan tindakan pencegahan.
Untuk di Batang sendiri sebenarnya tidak terlalu rawan, namun hal tersebut tidak bisa dianggap santai, karena kejahatan dapat terjadi kepada siapa saja jika ada kesempatan. Dan dengan adanya mobilling Reskrim ini diharap dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Batang.
“Untuk tindak kejahatan, bisa dikatakan wilayah Batang masih warna hijau dibanding daerah lain, namun kami tidak bisa tutup mata. Dan kami akan siap setiap saat jika sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat,” tegas Kapolres. (http://www.radarpekalonganonline.com/)

Komentar

Selamat pagi...