Langsung ke konten utama

Tekan DB, Dinkes Lumajang Aktifkan Siskamling


Nyamuk demam berdarah
Nyamuk demam berdarah (sumber: Antara)
 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menekan penyebaran penyakit demam berdarah (DB) dengan mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) demam berdarah.
"Program siskamling demam berdarah (DB) yang telah dilaksanakan sejak tahun lalu itu sangat efektif dalam memerangi penyebaran nyamuk Aedes Aegypti," kata Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinkes Lumajang dr Bayu, Senin (17/11).
Menurut dia, program siskamling tersebut dilaksanakan minimal sekali dalam sepekan, yakni para kader juru pemantau jentik (jumantik) dan masyarakat secara bersama-sama memeriksa penyebaran jentik DB di sejumlah air yang menggenang.
"Siskamling DB merupakan gerakan pemberantasan sarang nyamuk yang ditujukan untuk membangun peran serta aktif masyarakat dalam upaya penanggulangan penyakit DB di Kabupaten Lumajang," katanya.
Kegiatan itu dilaksanakan oleh warga dengan membentuk tim-tim kecil di Rukun Tetangga (RT) masing-masing dengan satu tim beranggotakan lima orang (ibu-ibu) dan satu kepala keluarga.
Selanjutnya, tim-tim tersebut melakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di RT masing-masing yang dilaksanakan sekali dalam sepekan, sehingga hampir sama dengan jadwal siskamling desa.
"Saya imbau masyarakat waspada terhadap penyakit DB karena musim hujan sudah tiba dan saatnya menjaga lingkungan, agar tetap bersih dan tidak ada air yang tergenang yang merupakan habitat jentik Aedes Aegypti," katanya.
Data di Dinkes Lumajang tercatat penderita DB pada masa awal musim hujan tahun ini, yakni Oktober-November 2014 mengalami penurunan yakni sebanyak 90 orang, sedangkan dibandingkan pada tahun lalu pada periode yang sama sebanyak 150 orang.
"Turunnya jumlah penderita DB sama sekali tidak mengurangi kewaspadaan Dinkes dalam memerangi penyakit yang dapat menyebabkan kematian itu," katanya. (www.beritasatu.com)

Komentar

Selamat pagi...